Senin, 16 Feb 2026, 09:17:16 WIB / By Admin

Keterangan Gambar : Tips Posisi menyusui
ASI eksklusif didefinisikan sebagai pemberian ASI tanpa suplementasi makanan maupun minuman lain kecuali obat. Setelah 6 bulan ASI tidak dapat mencukupi kebutuhan mineral seperti zat besi, seng sehingga untuk memenuhi kebutuhan tersebut harus diberikan MP ASI (makanan pendamping ASI ) yang kaya zat besi. Bayi prematur, bayi dengan berat lahir rendah, dan bayi yang memiliki kelainan hematologi tidak memiliki cadangan besi adekuat pada saat lahir umumnya membutuhkan suplementasi besi sebelum usia 6 bulan, yang dapat diberikan bersama dengan ASI eksklusif. Yang perlu dipahami dalam pemberian ASI adalah produksi ASI yang tidak selalu sama setiap harinya; yaitu antara 450 - 1200 ml per hari, sehingga bila dalam 1 hari dirasakan produksinya berkurang, maka belum tentu akan begitu seterusnya. Bahkan pada 1-2 hari kemudian jumlahnya akan melebihi rata-rata sehingga secara kumulatif akan mencukupi kebutuhan bayi.
Nutrisi yang terkandung di dalam ASI cukup banyak dan bersifat spesifik pada setiap ibu. Komposisi ASI dapat berubah dan berbeda dari waktu ke waktu disesuaikan dengan kebutuhan bayi sesuai usianya. Berdasarkan waktunya, ASI dibedakan menjadi tiga stadium, yaitu:
1. Kolostrum (ASI hari1-7)
Kolostrum merupakan susu pertama keluar, berbentuk cairan kekuningan yang diproduksi beberapa hari setelah kelahiran dan berbeda dengan ASI transisi dan ASI matur. Kolostrum mengandung protein tinggi 8,5%, sedikit karbohidrat 3,5%, lemak 2,5%, garam dan mineral 0,4%, air 85,1%, dan vitamin larut lemak. Kandungan protein kolostrum lebih tinggi, sedangkan kandungan laktosanya lebih rendah dibandingkan ASI matang. Selain itu, kolostrum juga tinggi imunoglobulin A (IgA) sekretorik, laktoferin, leukosit, serta faktor perkembangan seper faktor pertumbuhan epidermal. Kolostrum juga dapat berfungsi sebagai pencahar yang dapat membersihkan saluran pencernaan bayi baru lahir. Jumlah kolostrum yang diproduksi ibu hanya sekitar 7,4 sendok teh atau 36,23 mL per hari. Pada hari pertama bayi, kapasitas perut bayi ≈ 5-7 mL (atau sebesar kelereng kecil), pada hari kedua ≈ 12-13 mL, dan pada hari kega ≈ 22- 27 mL (atau sebesar kelereng besar/gundu). Karenanya, meskipun jumlah kolostrum sedikit tetapi cukup untuk memenuhi kebutuhan bayi baru lahir.
Apabila bayi diberi air putih atau cairan
lainnya, bayi akan cepat merasa kenyang sehingga jarang menyusu. Jika bayi
jarang menyusu akan berisiko mengurangi produksi ASI. Selain itu, bayi yang
diberikan air putih atau cairan lainnya bisa terkena diare. Ingat ya,
Manfaat Diberikan ASI dan Risiko Tidak
diberi ASI
Risiko jika Tidak diberi ASI
Faktor Penyebab Penurunan ASI Eksklusif di
bulan ke-3 pada bayi 0-5 bulan antara lain:
ILO (International Labour Organization)
merekomendasikan Cuti Melahirkan Selama 14 Minggu kepada 170 Negara Termasuk
Indonesia.
Praktik Baik Dukungan Menyusui pada Ibu
Bekerja
India mengalami peningkatan capaian ASI
Eksklusif yang cukup signifikan dari tahun 2015-16 (NFHS4) 65% menjadi 76% pada
tahun 2019-21 (NFHS5). Salah satu faktor peningkatan cakupan ASI Eksklusif
adalah dikeluarkannya kebijakan terkait ibu bekerja, antara lain:
Bentuk Dukungan Kepada Ibu Bekerja
Peran Ayah:
Peran Keluarga:
Peran Atasan dan Teman:
Peran Tenaga Kesehatan:
Peran Pemerintah:
Peran Instansi/Kantor/Manajemen:
Tags :